PENGARUH PENDAPATAN DAN SELERA TERHADAP PERMINTAAN IKAN LAUT DI KABUPATEN PANGANDARAN

  • Fitanty Adirestuty Fitanty Adirestuty Institut Agama Islam Darussalam (IAID), Ciamis, Jawa Barat
  • Yussy Ariyanti Rahayu Institut Agama Islam Darussalam (IAID), Ciamis, Jawa Barat
  • Vina Erdiani Institut Agama Islam Darussalam (IAID), Ciamis, Jawa Barat

Abstract

Mayarakat Kabupaten Pangandaran yang beraneka ragam menurut pekerjaan, tingkat pendidikan, dan usia diasumsikan memiliki pola konsumsi pangan yang berbeda, khususnya dalam mengkonsumsi sumber protein yaitu ikan laut. Di Kabupaten Pangandaran sendiri wilayahnya dekat dengan laut, hal ini menyebabkan peningkatan konsumsi ikan laut pada kalangan masyarakat. Ini diduga hasil dari pendapatan dan selera masyarakat terhadap ikan laut karena wilayah tempat tingalnya yang dekat dengan laut. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui pengaruh pendapatan konsumen terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. (2) Untuk mengetahui pengaruh selera terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. (3) Untuk mengetahui pengaruh pendapatan dan selera terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mtode expost facto. Metode expost facto adalah metode yang digunakan daam penelitian yang meneliti hubungan sebab akibat yang tidak dimanipulasi oleh peneliti. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian kuantitatif, analisis kuantitatif dengan alat bantu SPSS 20, mencakup pembahasan mengenai bagaimana faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran melalui model persamaan regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Tidak terdapat pengaruh positif antara pendapatan masyarakat dengan jumlah permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran, kemudian persamaan regresinya adalah Y = 2,797+0,473. Artinya, jika tidak ada pendapatan masyarakat maka permintaan ikan laut sebesar 2,797 kg. (2) Terdapat pengaruh positif antara selera masyarakat dengan jumlah permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat dibuat persamaan regresi untuk pengaruh selera masyarakat terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. Persamaan regresinya adalah Y = -0,095+1,819.  Nilai konstanta untuk selera (X2) bernilai negatif sebesar 0,095. Artinya, jika selera masyarakat naik, maka permintaan terhadap ikan laut turun sebesar 0,095 kg. (3) Pendapatan dan selera mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. Namun setelah data diolah ternayata hanya 12,9% perubahan dalam permintaan ikan laut bisa dijelaskan oleh seluruh variabel bebas yang diduga berpengaruh yaitu pendapatan dan selera. Sisanya sebesar 87,1% dijelaskan oleh faktor lain diluar penelitian ini. Nilai tersebut menggambarkan bahwa variabel yang digunakan dalam penelitian ini belum sepenuhnya menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan ikan laut di Kabupaten Pangandaran. Hal ini disebabkan karena faktor lain yaitu, harga barang itu sendiri, barang substitusi, pertambahan penduduk, perkiraan di masa yang akan datang, dan banyaknya kebutuhan masyarakat pada hari tertentu tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

Published
2018-10-12
How to Cite
FITANTY ADIRESTUTY, Fitanty Adirestuty; RAHAYU, Yussy Ariyanti; ERDIANI, Vina. PENGARUH PENDAPATAN DAN SELERA TERHADAP PERMINTAAN IKAN LAUT DI KABUPATEN PANGANDARAN. Syari'ah Economics, [S.l.], v. 2, n. 1, oct. 2018. ISSN 2615-7160. Available at: <http://riset-iaid.net/index.php/SE/article/view/218>. Date accessed: 18 nov. 2019.
Section
Articles