TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PENDIDIKAN SEKSUAL (Studi Analisis Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan)

  • Iis Rodiah Darussalam Institute for Islamic Studies
  • M. Djaswidi Al Hamdani Darussalam Institute for Islamic Studies

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Abdullah  Nasih Ulwan tentang tanggung jawab orang tua dalam pendidikan seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah library research (studi kepustakaan), dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan teknis analisis isi (content analysis). Setelah melakukan analisis bahwa pendidik dalam keluarga khususnya orang tua, sebelum anak memasuki masa pubertas maka perlu mengenalkan hukum-hukum pada masa pubertas, dan mengingatkan kepada anak tentang melihat lawan jenis agar nanti tidak salah mengartikan. Maksudnya adalah bahwa Abdullah Nashih Ulwan mengingatkan bahwa sebelum orang tua mengajarkan kepada anak-anak, supaya dapat memberikan teladan yang baik kepada mereka. Setelah itu, berupayalah untuk mengajarkannya kepada anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh diatas akidah yang benar.

References

Al Hamdani, Djaswidi, (2014), Administrasi Pendidikan, Media Cendikia Publisher, Bandung.
Al Munawir, Ahmad Wason, (1997). Kamus Al-Munawir Arab Indonesia Terlengkap, Pustaka Progresif, Yogyakarta.
Anonimous, (2009), Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Fokus Media, Bandung.
Aziz, Saprudin, (2015), Pendidikan Seks Anak Berkebutuhan Khusus, GAVA MEDIA, Yogyakarta.
Chomaria, Nurul, (2012), Pendidikan Seks Untuk Anak, AQWAM, Solo.
Daradjat, Zakiah, (2006), Ilmu Pendidikan Islam, Bumi Aksara, Jakarta.
Depdiknas, (2002), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka. Jakarta.
Djamarah, Saiful Bahri, (2004), Pola Komunikasi Orang Tua Dan Anak Dalam Keluarga, Rineka Cipta, Jakarta.
Echols dan Sadily, (1989), Kamus Bahasa Indonesia Ingris, PT Gramedia, Jakarta.
Fathurrofiq, (2014), Seksual Quotient Menggagas Kecerdasan Seksual sejak dini, Rosda, Surabaya.
Faucault, Michel, (1997), “Histoire De La Seksualite 1 : La Volante De Savior”, terj. Hidayat, Rahayu S, Seks dan Kekuasaan Sejarah Seksualitas, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Hathout, Hasan, , (1994), Revolusi Seksual Perempuan : Obsesi Dan Genekologi Dalam Tinjauan Islam, Mizan, Bandung.
Mujib, Abdul, (2010), Ilmu Pendidikan Islam, Cetakan ketiga, Kencana, Jakarta.
Nurteti, Lilis, (2015), Pedagogik pengantar teori dan analisis, IAID, Ciamis.
Ramayulis, (2006), Ilmu Pendidikan Islam, Kalam Mulia, Jakarta.
Saifuddin, (2000), Dimensi Seks Dalam Keluarga, Mudzakarah, Bandung.
Suraji dan Rahmawatie, (tt) Pendidikan Seks Bagi Anak : Panduan Keluarga Muslim, Fahimah, Yogyakarta.
Surtiretna, Nina, (2000), Bimbingan Seks Bagi Remaja, Rosdakarya, Bandung.
Suryani, (2012).Hadis Tarbawi, Tera, Yogyakarta.
Sya’banah, Marzuki Umar, (2001), Perilaku Seks Menyimpang Dan Seksualitas Kontemporer Umat Islam, UII Pres Yogyakarta, Yoyakarta.
Ulwan, Abdullah Nasih, (2007), Pendidikan Anak Dalam Islam, Pustaka Amani, Jakarta.
Umar, Nasrudin, (2001), Argumen Kesehatan Gender Perspektif Al-Quran, Paramida, Jakarta.
Published
2018-05-18
How to Cite
RODIAH, Iis; AL HAMDANI, M. Djaswidi. TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PENDIDIKAN SEKSUAL (Studi Analisis Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan). Tarbiyat al-Aulad : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, [S.l.], v. 3, n. 1, may 2018. ISSN 2549-4651. Available at: <http://riset-iaid.net/index.php/TA/article/view/125>. Date accessed: 20 nov. 2019.
Section
Articles