PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF K.H ABDULLAH GYMNASTIAR

  • Euis Cici Nurunnisa Darussalam Institute for Islamic Studies
  • Husni Husni Darussalam Institute for Islamic Studies

Abstract

Pendidikan Karakter menjadi perbincangan yang sangat hangat saat ini, karena pendidikan karakter saat ini masih jauh dari harapan, hal ini ditandai dengan maraknya seks bebas di kalangan remaja, peredaran narkoba di kalangan remaja, peredaran foto dan video porno pada kalangan pelajar, dan sebagainya. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti karya seorang tokoh yaitu K.H Abdullah Gymnastiar dalam bukunya membangun karakter baik & kuat yang menjelaskan pendidikan karakter dengan cara yang praktis.


Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui karakter manusia menurut K.H Abdullah Gymnastiar, 2) Untuk mengetahui ciri-ciri karakter baik dan kuat menurut K.H Abdullah Gymnastiar, 3) Untuk mengetahui bagaimana cara membina karakter baik dan kuat menurut K.H Abdullah Gymnastiar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis) terhadap buku membangun karakter baik & kuat. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melakukan studi kepustakaan dengan cara menelaah berbagai tulisan yang berkaitan dengan objek penelitian. Data ini kemudian dianalisis melalui tiga tahapan yaitu pemprosesan data (Unityzing), kategorisasi, dan penafsiran data. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Karakter manusia menurut K.H Abdullah Gymnastiar ada empat karakter. Pertama,  karakter baik dan lemah, yaitu seseorang yang jujur terpercaya, rendah hati, murah senyum, penyabar; tetapi tidak memiliki kedisiplinan, keberanian dan ketangguhan yang cukup. Dalam keadaan demikian, yang baiknya hanya untuk dirinya sendiri. Kedua, jelek dan lemah, yaitu seseorang yang berperangai jelek, licik, gemar berbohong dan munafik; akan tetapi dalam waktu yang bersamaan, dia tidak memiliki cukup keberanian untuk melakukan kejahatan. Pola hidupnya tidak disipilin, gampang menyerah, takut membuat keputusan dan terlalu banyak perhitungan. Kejelekannya hanya berdampak kepada dirinya sendiri. Ketiga, jelek dan kuat, yaitu seseorang yang munafik, musyrik, sombong, licik, pendengki dan lain sebagainya. Pada saat yang bersamaan dia juga punya keberanian, kecerdasan, ulet dan ambisius dalam melakukan kejahatannya. Orang-orang berkarakter seperti demikianlah yang melakukan tindakan kejahatan korupsi, menggerogoti bangsa sehingga keropos dan rentan ambruk. Keempat, karakter baik dan kuat, yaitu seseorang yang memiliki hati yang ikhlas dan tulus. Energinya akan melimpah, karena perjuangannya dibumbui dengan rasa keikhlasan. 2) Ciri-ciri karakter baik dan kuat menurut K.H Abdullah Gymnastiar, yaitu pertama karakter baik; ikhlas, jujur dan tawadhu. Kedua karakter kuat: displin, tangguh dan berani. Karakter inilah yang harus dimiliki oleh setiap insan manusia untuk bekal hidup menjadi generasi penerus bangsa. 3) Cara membina karakter baik dan kuat menurut K.H Abdullah Gymnastiar ada empat cara, yaitu pertama, lingkup indvidu; (taubat, mujahadah dan do’a). Kedua lingkup keluarga; (didik ketauhidannya, ibadahnya, akhlaknya, akal pikirannya dan fisiknya). Ketiga lingkup masyarakat; (bangun kegiatan keagamaan, bangun suasana kebersamaan dan hindari potensi perselisihan). Keempat lingkup negara; (penegak hukum, pemerintah, pengusaha , dan ulama) harus adil dan memberi contoh yang baik.

References

Al-Abrasyi, M. Athiyah. (1990). Dasar-dasar Pendidikan Islam, Jakarta: Bulan Bintang.
________, (1996). Beberapa Pemikiran Pendidikan Islam, Yogyakarta: Titian Ilahi Press.
Al-Munawar, Said Aqil Husain. (2003). Aktualisasi Nilai-nilai Qur’ani dalam Sistem Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputan Press.
________. (2002). Al-Qur’an: Membangun Tradisi Kesalehan Hakiki, Jakarta: Ciputat Press.
Azzet, Akhmad Muhaimin. (2011). Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia: Revitalisasi Pendidikan Karakter terhadap Keberhasilan Belajar dan Kemajuan Bangsa, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Departemen Agama RI. (2010). Al-Qur’an dan Terjemahnya, Bandung: Diponegoro.
Gymnastiar, Abdullah. (2013). Membangun Karakter Baku Baik & Kuat, SMS Tauhiid Publishing.
Gunawan, Heri. (2012). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi, Bandung: Alfabeta.
Kesuma, Dharma, et. all. (2011). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Khan, Yahya. (2010). Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri: Mendongkrak Kualitas Pendidikan, Yogyakarta: Pelangi Publishing.
Majid, Abdul & Andayani, Dian. (2011). Pendidikan Karakter Perspektif Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moelong, Lexy J. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munir, Abdullah. (2010). Pendidikan Karakter: Membangun Karakter Anak Sejak dari Rumah, Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.
Muslich, Masnur. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional, Jakarta: Bumi Aksara.
Nizar, Syamsul. (2002). Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis dan Praktis,Jakarta: Ciputat Press.
Q-Anees, Bambang & Hambali, Adang. (2008). Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Samani, Muchlas & Hariyanto. (2013). Konsep dan Model Pendidikan Karakter, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suprayogo, Imam. (2004). Pendidikan Berparadigma Al-Qur’an, Malang: Aditya Media dan UIN Malang Press.
Supriyatno, Triyo. (2009). Humanitas Spiritual dalam Pendidikan, Malang: UIN Malang Press.
Tobroni. (2008). Pendidikan Islam: Paradigma Teologis, Filosofis, dan Spiritual, Malang: UMM Press.
Undang-undang Republik Indonesia. (2003). no. 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung: Citra Umbara.
Winkel, W. S. (1996). Psikologi Pengajaran, Jakarta: Grasindo.
Yasin, A. Fatah. (2008). Dimensi-dimensi Pendidikan Islam, Malang: UIN Malang Press.
Zubaedi. (2011). Desain Pembelajaran Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Implementasinya dalam Lembanga Pendidikan, Jakarta: Prenada Media Group.
Published
2018-05-15
How to Cite
NURUNNISA, Euis Cici; HUSNI, Husni. PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF K.H ABDULLAH GYMNASTIAR. Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, [S.l.], v. 1, n. 2, may 2018. ISSN 2807-7636. Available at: <https://riset-iaid.net/index.php/TA/article/view/107>. Date accessed: 25 jan. 2022.
Section
Articles