Hak-hak Non Muslim dalam Negara Islam

  • Rudi Gandana Fakultas Syari'ah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Abstract

Artikel ini berusaha mengkaji tentang kedudukan dan hak warga negara non Muslim di sebuah negara Islam. Hasil kajian ditemukan bahwa orang-orang non Muslim dipandang sebagai warga negara oleh negara Islam, sekalipun mereka adalah bukan penduduk asli negeri itu. Keadilan Islam dan prinsip kesetaraan dalam Islam menuntut agar orang Kristen, Hindu, Budha, Melanesia, Turki, atau Arab harus diperlakukan sama seperti warga negara lainnya di dalam negaranya sendiri. Ia berhak menikmati hak istimewa yang sama sebagai warga negara tanpa memandang afiliasi religiusnya.

References

Abdullah, Najih Ibrahim Bin, The Ordinances of the People of the Covenant and the Minorities in an Islamic State, Balagh Magazine, Cairo, Egypt, Volume 944, May 29, 1988; Volume 945, June 5, 1988.
Al Muslimun, Vol. 8; issue No, 418; Friday 2, 5, 1993.
Doi, `Abdur Rahman I.; Shari`a: The Islamic Law; Taha Publishers; London UK; 1984.
Mawdudi, S. Abul `Ala', The Rights of Non-Muslims in Islamic State, Islamic Publications, LTD. Lahore, Pakistan. 1982
Muraghi, Abdullah Mustapha, Islamic Law Pertaining to Non-Muslims, Library of Letters. Egypt. Undated
Published
2017-01-21
How to Cite
GANDANA, Rudi. Hak-hak Non Muslim dalam Negara Islam. Istinbath | Jurnal Penelitian Hukum Islam, [S.l.], v. 11, n. 1, jan. 2017. ISSN 1907-8064. Available at: <http://riset-iaid.net/index.php/istinbath/article/view/28>. Date accessed: 06 dec. 2019.
Section
Articles