PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT SYEKH KHOLIL BANGKALAN

  • Fanny Fauzy Hanifunni'am Darussalam Institute for Islamic Studies
  • Abdul Aziz Darussalam Institute for Islamic Studies

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan bagian yang sangat penting dalam tujuan Pendidikan Nasional. Sebagaimana tercantum dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa, “Tujuan Pendidikan Nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.  Pendidikan tidak hanya dibebani tugas mencerdaskan anak didik dari segi kognitif saja, akan tetapi kecerdasan dari segi afektif dan psikomotorik tugas harus diperhatikan. Dalam hal ini beban pendidikan yang berkaitan dengan kecerdasan afektif siswa adalah upaya membina moral (akhlak) peserta didik. Moral yang diharapkan adalah moral yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang disandarkan pada keyakinan beragama. Akan tetapi untuk mewujudkan hal tersebut dewasa ini tampaknya banyak kendala yang harus dihadapi. Dari tujuan penelitian ini: dapat digaris bawahi bahwa salah satu tujuan pendidikan akhlak menurut Syekh Kholil Bangkalan ini adalah untuk menjadikan peserta didik memiliki akhlak yang mulia, itu artinya diharapkan setelah peserta didik mengenyam pendidikan akan tercipta perubahan perilaku ke arah yang lebih baik sebagai cerminan tujuan pendidikan yang paling utama yaitu iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa

References

Bakhri, Mokh. Syaiful (2015). Maha Guru Pesantren, kisah perjalanan hidup ulama lagendaris. Madura: Erlangga.
Bungin, Burhan (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Salim, Agus (2001). Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Jogjakarta: PT. Tiara Wacana.
Siregar, Maragustam (2007). Pemikiran Pendidikan Syeikh Nawawi Al-Bantani, Yogyakarta: Datamedia.
Wajdi, Muhammad Farid (2016). Karamah Tiga Sufi. Jakarta: Qalam Publishing.
Bakhri, Mokh. Syaiful (2015). Maha Guru Pesantren, kisah perjalanan hidup ulama lagendaris. Madura: Erlangga.
Bungin, Burhan (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Salim, Agus (2001). Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Jogjakarta: PT. Tiara Wacana.
Siregar, Maragustam (2007). Pemikiran Pendidikan Syeikh Nawawi Al-Bantani, Yogyakarta: Datamedia.
Wajdi, Muhammad Farid (2016). Karamah Tiga Sufi. Jakarta: Qalam Publishing.
Published
2018-05-15
How to Cite
HANIFUNNI'AM, Fanny Fauzy; AZIZ, Abdul. PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT SYEKH KHOLIL BANGKALAN. Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, [S.l.], v. 1, n. 1, may 2018. ISSN 2807-7636. Available at: <https://riset-iaid.net/index.php/TA/article/view/96>. Date accessed: 25 jan. 2022.
Section
Articles