Relevansi Pendidikan Kritis Henry Giroux Dengan Pendidikan Agama Islam di Indonesia
Abstract
Pendidikan kritis yang dikembangkan oleh Henry Giroux merupakan bentuk perlawanan terhadap dominasi neoliberalisme dalam institusi pendidikan. Konsep ini menekankan pentingnya refleksi, dialog, dan kesadaran sosial dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pendidikan kritis Giroux dalam pendidikan agama Islam di Indonesia, dengan menyoroti implikasi terhadap kurikulum, metode pengajaran, dan peran guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip pendidikan kritis dapat memperkaya pendidikan agama Islam dengan memberikan ruang bagi peserta didik untuk berpikir secara reflektif dan kontekstual. Selain itu, integrasi pendekatan kritis dalam kurikulum dan metode pengajaran dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menekankan pemahaman mendalam dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan agama Islam yang berbasis pada pendidikan kritis berpotensi menciptakan individu yang religius, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi lebih lanjut penerapan pendidikan kritis dalam berbagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitasnya.
References
Adnan, M. (2015). PARADIGMA PENDIDIKAN KRITIS DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM. CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman, Volume 1, Nomor 1, 1.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Globalisasi. Jakarta: Kencana.
Fitramadhana, R. (2022). Pemikiran Pedagogi Kritis Henry Giroux. Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol. 9 No. 1, 84-120.
Freire, P. (2005). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.
Giroux, H. A. (1983). Theory and Resistance in Education: Towards a Pedagogy for the Opposition. Bergin & Garvey.
Giroux, h. A. (1988). Teachers as Intellectuals: Toward a Critical Pedagogy of Learning. Bergin & Garvey.
Giroux, H. A. (2011). On Critical Pedagogy. London: Bloomsbury Publishing.
Giroux, H. A. (2014). Neoliberalism’s War On Higher Education. Haymarket Books, 38-39.
Giroux, H. A., Freire, A. M., & Steinberg, S. R. (2011). On Critical Pedagogy. Bloomsbury, 172.
Habermas, J. (1989). The Structural Transformation of the Public Sphere. Canada: The MIT Press.
Haq, V. A. (2021). Konsep Pendidikan kritis Perspektif Nurcholish Majid. Al-Fatih : Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 5.
Madjid, N. (2000). Islam, Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemodernan. Jakarta: Paramadina.
Priyono, B. H. (2007). Sesudah Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Putra, F. P., & Hamami, T. (2023). pengembangan Tujuan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia. At-Ta’dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam. Vol. 15 No. 1, 20.
Rahmat, J. (2015). Islam dan Pergulatan Sosial Budaya. Bandung: Mizan.
Wattimena, R. A. (2018). PEDAGOGI KRITIS: PEMIKIRAN HENRY GIROUX TENTANG PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA UNTUK INDONESIA. Jurnal Filsafat, 181.
Wattimena, R. A. (2020). Pedagogi Kritis: Pemikiran Henry Giroux Tentang Pendidikan Dan Relevansinya untuk Indonesia. Jurnal Filsafat Vol 28, No 2 , 180.
Wibowo, A. (2001). Neoliberalisme dan Pendidikan: Sebuah Kritik Kritis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wibowo, I. (2001). Negara Centeng. Yogyakarta: Kanisius.










