Rendahnya Minat Baca Siswa Dan Kurangnya Pemanfaatan Fasilitas Perpustakaan Sebagai Sarana Pengembangan Literasi
Abstract
Minat baca merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan literasi peserta didik di sekolah dasar. Namun, rendahnya minat baca siswa masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai, termasuk di MI Raudlotul Muta’allimin. Kondisi tersebut diperparah dengan kurang optimalnya pemanfaatan fasilitas perpustakaan sekolah sebagai sarana pengembangan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat baca siswa serta menelaah tingkat pemanfaatan fasilitas perpustakaan dalam mendukung budaya literasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas IV–VI, guru, dan pengelola perpustakaan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat baca siswa dipengaruhi oleh minimnya motivasi membaca, kurangnya pembiasaan literasi di kelas, serta belum optimalnya pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan sekolah. Perpustakaan belum berfungsi sebagai pusat sumber belajar yang terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan integrasi program literasi kelas dengan perpustakaan sekolah sebagai strategi penguatan budaya literasi siswa secara berkelanjutan.
References
Fadila Suciana Cindy Dwi Ramadhani, Ariska Fadhilla Z., Adrias Adrias, “Analisis Minat Baca Dan Dampaknya Terhadap Pemahaman Bacaan Siswa Sekolah Dasar,†Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia 3, no. 22 (2025).
Rahma Aulia Nisa, “Analisis Rendahnya Minat Baca Siswa Sekolah Dasar Negeri Karangwidoro 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang,†Jurnal Citra Pendidikan Anak (JCPA) 4 (2025): 8.
Farizal Imansyah Satria Bayu Lisrandy, Dessy Wardiah, “Analisis Faktor Rendahnya Minat Baca Siswa Kelas II Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia SDN 68 Palembang,†Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS 5 (2025): 33.
Muh. Khaerul Ummah BK & Hasia Marto Sinta, “Optimalisasi Pemanfaatan Taman Literasi Kelas Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas 3 Di SDN 7 Tolitoli,†Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan 5 (2024): 45.
Rostika Rostika Fadhli Dzil Ikrom, Siti Nurfaikoh, Rizka Aulia Maharani, “Pengaruh Pojok Baca Terhadap Peningkatan Minat Baca Siswa Kelas V SD Negeri Turus 1,†Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2 (2024): 57.
Fadhli Dzil Ikrom, Siti Nurfaikoh, Rizka Aulia Maharani.
Ali Mutadin; Sutanto; Wawan Shokib Rondli; Mohammad Kanzunnudin, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Minat Baca Siswa Sekolah Dasar,†Jurnal Guru Sekolah Dasar (JGSd) 1 (2024): 29.
Sari, D. K., & Pratama, R. F. (2022). Analisis minat baca siswa sekolah dasar pada masa pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 45–56.
Nurhayati, S. (2023). Pemanfaatan perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi baca tulis peserta didik. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 12(2), 134–146.
Fitriani, R. (2023). Manajemen perpustakaan sekolah sebagai upaya penguatan budaya literasi peserta didik. Jurnal Management of Education, 10(1), 66–77.
Windayani, M. P. (2021). Faktor penyebab rendahnya minat baca siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Kajian Literasi dan Pendidikan, 3(2), 101–112.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2019). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah. Bumi Aksara.
Azizah, L. F., & Kurniawan, D. B. (2023). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa. Jurnal Pengembangan Literasi, 4(2), 77–90.
Prasetyo, A. Y. (2023). Efektivitas program pojok baca dalam meningkatkan minat literasi siswa sekolah dasar. Jurnal Media Pendidikan, 9(2), 90–102.
Krashen, S. (2011). Free voluntary reading. Libraries Unlimited.










