Implementasi Ayat Mudāyanah dalam Hukum Positif dan Praktik Utang Piutang di Indonesia

  • Adi Prihasmoro Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
  • Helmi Hidayat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Abstract

Penelitian ini menggali seluk-beluk permasalahan utang-piutang di masyarakat dari perspektif Al-Qur'an dan hukum positif di Indonesia. Pendekatan studi kepustakaan dan perundang-undangan digunakan untuk memperoleh data yang kemudian dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif-analitis. Hasilnya menunjukkan bahwa utang-piutang diatur secara khusus dan rinci di dalam QS Al-Baqarah (2): 282 yang disebut ayat mudāyanah. Tema utang-piutang dibahas dalam konteks perniagaan, larangan riba, dan anjuran sedekah yang disajikan dalam satu paket tema muamalah atau hubungan perdata di dalam bermasyarakat. Makna utang-piutang menjadi efektif dalam hubungan muamalah jika tidak diartikan secara sempit, sebagai pinjam-meminjam uang saja. Utang-piutang meliputi juga setiap perikatan yang lahir dari suatu perjanjian, transaksi, atau hubungan timbal balik dalam muamalah. Secara normatif, utang-piutang merupakan kewajiban yang harus ditunaikan debitur hingga batas kematiannya, bahkan pembayarannya didahulukan daripada pembagian waris. Di sisi lain, penyelesaian utang-piutang di masyarakat juga berpotensi menjadi transaksi riba. Oleh karena itu, Al-Qur'an memberikan petunjuk untuk memberikan tenggang waktu atau menyedekahkan sebagian atau seluruh utang debitur yang mengalami kesulitan dalam membayar utang. Utang-piutang diatur secara rinci sebagai harmonisasi hubungan sosial dan dialektika antara prinsip berkasih sayang dan bertanggung jawab dalam pengelolaan uang serta harta manusia dalam konteks ibadah sosial untuk mendapatkan ridaiah (riḍā'iyyah). Muslim Indonesia pun dapat mengamalkan dan mengimplementasikan ayat mudāyanah di dalam Al-Qur'an sesuai dengan hukum yang berlaku.

References

Abdusshomad, Alwazir. "Berutang dan Membayar Utang Dalam Perspektif Islam." Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 2 (2023): 18–23. Andriyana, Dede. "Konsep Utang Dalam Syariat Islam." Jurnal Al-fatih Global Mulia 2, no. 2 (2020): 49–64. Antonio, Muhammad Syafi’i. Ensiklopedia Leadership & Manajemen Muhammad SAW “The Super Leader Super Manager”. Jilid 2, Bisnis & Kewirausahaan. Jakarta: Tazkia Publishing, 2010. Antonio, Syafi’i (Nio Gwan Chung). Bank Syariah Dari Teori Ke Praktek. Jakarta: Gema Insani Press kerja sama dengan Tazkia Cendikia, 2017. Az-Zabidi, Imam. Ringkasan Hadis Sahih Al-Bukhari (Mukhtasar Shahih Al-Bukhari). Diterjemahkan oleh Achmad Zaidun. Jakarta: Pustaka Amani, 2002. Ginting, Elyta Ras. Hukum Kepailitan Teori Kepailitan: Buku I. Jakarta: Sinar Grafika, 2018. Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Burgelijk Wetboek]. Kementerian Agama RI. "Al-Quran." Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an. https://quran.kemenag.go.id. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). http://tesaurus.kemdikbud.go.id. Mahkamah Agung RI. Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama: Buku II. Edisi Revisi. Jakarta: Mahkamah Agung RI, 2013. Al-Mahalli, Jalaluddin dan Jalaluddin As-Suyuti. Terjemahan Tafsir Jalalain Berikut Asbabun Nuzul Jilid 1. Cetakan ke-14. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2014. Munawwir, Ahmad Warson. Kamus Al-Munawwir Versi Indonesia – Arab. Surabaya: Pustaka Progresif, 2007. Musadad, Ahmad. "Konsep Hutang-Piutang Dalam Al-Qur'an (Studi Perbandingan Tafsir Al-Maraghi Karya Ahmad Mustafa Al-Maraghi Dan Tafsir Al-Misbah Karya Muhammad Quraish Shihab)." Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam 6, no. 2 (2019): 54–78. https://doi.org/10.21107/dinar. Purnomo, Budi S., Arim Nasim, Mohd Hairul, Azrin Haji, dan Edi Suryadi. "Mudharabah and Musyarakah Financing in Indonesian Islamic Banking Practices: Is It Equity or Debt Financing?" Islamic Research 7, no. 1 (2024): 14–22. Ro’fiah, Tri Nadhirotur dan Nurul Fadila. "Utang Piutang Dalam Perspektif Ekonomi Islam." Jurnal Ar-Ribhu 2, no. 1 (April–Desember 2021): 1–15. Saputra, Abdur Rahman Adi. "Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Indonesia (Kajian Sengketa Yang Muncul Dari Perjanjian Murabahah)." Nizham 7, no. 1 (2019): 131–148. Satrio, J. Hukum Perikatan: Perikatan Yang Lahir Dari Perjanjian. Cetakan ke-2. Bandung: Citra Aditya Bhakti, 2019. Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an. Jilid 1. Jakarta: Lentera Hati, 2001. Internet Archive digital edition. https://archive.org/details/tafsir-al-mishbah-prof-dr.-m.-quraish-shihab-Jilid 01. Subhan, Hadi. Hukum Kepailitan: Prinsip, Norma, dan Praktik di Peradilan. Jakarta: Kencana, 2008. Syaamil Al-Quran The Miracle 15 in 1. Bandung: Sygma Examedia Arkanleema, n.d. Ullah, Ghufran. "Islamic Principles of Debt Extension in Distress and Contemporary Financial Agreement: An Academic and Comparative Review." Al-Misbah 4, no. 1 (2024): 1-13.
Published
2026-06-20
How to Cite
PRIHASMORO, Adi; HIDAYAT, Helmi. Implementasi Ayat Mudāyanah dalam Hukum Positif dan Praktik Utang Piutang di Indonesia. 'IRFANI, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 35-49, june 2026. ISSN 2807-8462. Available at: <https://riset-iaid.net/index.php/irfani/article/view/2286>. Date accessed: 08 july 2026. doi: https://doi.org/10.36667/irfani.v4i1.2286.
Section
Articles