Signifikansi Penelitian Tindakan dalam Ikhtiar Meningkatkan Mutu Pembelajaran
Abstract
Pergeseran paradigma dalam menghargai dan menentukan mutu pembelajaran, khususnya di sekolah selalu berdampak pada pelaksanaan pola pembelajaran yang dilakukan oleh guru atau pendidik. Perawatan untuk siswa pada saat ini cenderung memimpin dalam upaya pembangunan potensi, daya kreatif, daya inovasi, kemandirian siswa, tidak lagi berpihak memahami seorang anak sebagai botol kosong. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan sedikit tentang upaya yang dapat dilakukan oleh guru dalam memecahkan masalah atau meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kajian ilmiah dalam bentuk penelitian class action atau Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tindakan Kelas sangat tepat untuk memperbaiki proses dan hasil belajar. Melalui Penelitian Tindakan Kelas, masalah belajar tidak akan lepas dari konteks, sehingga penyelesaian masalah juga tepat sasaran berkaitan dengan guru, siswa, materi atau komponen pembelajaran lainnya. Di dalam Penelitian Tindakan Kelas guru sekaligus berperan menjadi peneliti. Untuk dapat melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas, guru perlu memahami tentang sumber masalah, merancang tindakan atau bagaimana memecahkan masalah, memantau kemajuan atau keberhasilan tindakan, merenungkan dan menafsirkan hasil untuk menentukan perbaikan pembelajaran pada saat-saat berikutnya. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan mutu pembelajaran yakni dengan dilakukannya Penelitian Tindakan Kelas oleh guru, sehingga dapat memperbaiki semua permasalahan yang ada pada pembelajaran. Pada pelaksanaannya diperlukan seorang pendidik yang profesional.
References
Chairunisa, C., & Istaryatiningtias. (2021). Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SD Al Qur’an An Nur Cipayung. SOLMA: Solusi Masyarakat, 10(1), 97–104.
Depdiknas. (2008). Pedoman Block Grant penelitian Tindakan Kelas. Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur. Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 201–208.
Koentjaraningrat, (1923).Metode-metode penelitian masyarakat / redaksi, Koentjaraningrat.Ed. yang disempurnakan, cet. 11.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Makawimbang, Jerry H. 2011. Supervisi dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Rosdijati, Nani dan Widyaiswara. 2015. Peran dan Fungsi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran.
Santoso, E., Kania, N., Nurhikmayati, I., Jatisunda, M. G., Suciawati, V., & Sudianto. (2021). Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Bentuk Pengembangan Profesionalisme Guru. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 504–509
Siagian, S. P. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Sudiarditha, I. K. R. (2011). Penuntun Penelitian Tindakan Kelas dalam Pengembangan Profesi. Jakarta: PT. Bumi Timur Jaya.
Sudrajat, A. (2007). Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah.
Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta
Usman, M. U. (2006). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Zed, Mestika 2003. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia