Sejarah dan Perkembangan Penelitian Tindakan di Indonesia

  • Viona Melva Agustin -
  • Bela Salsabila Huda
  • Regal Juliany
  • Nadila Patmalia

Abstract

Penelitian tindakan berperan penting dalam memberikan dasar tindakan dan keputusan dalam semua aspek kehidupan manusia yang membantu menemukan hal-hal baru atau memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan teknik studi literatur dari berbagai penelitian yang sudah ada, dimana peneliti memaparkan sejarah dan perkembangan penelitian tindakan di Indonesia. Penelitian tindakan adalah kegiatan mencari, dari beberapa referensi, suatu teori yang relevan dengan suatu topik pembahasan atau masalah yang kita temukan. Referensi yang dimaksud bisa berupa buku, jurnal, artikel laporan penelitian, dan berbagai website. Penelitian tindakan pertama diusulkan oleh psikolog sosial Amerika bernama Kurt Lewin pada tahun 1946. Di Indonesia, action research baru diperkenalkan pada akhir tahun 1980-an. Penelitian tindakan adalah penelitian yang ditujukan untuk memecahkan masalah atau memperbaikinya. Penelitian tindakan di kelas muncul dengan upaya peningkatan mutu pendidikan, seperti melalui proyek guru sekolah dasar pendidikan guru, dan penelitian tindakan memiliki prosedur penelitian khusus yang membentuk siklus spiral perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Salah satu model penelitian tindakan dalam pendidikan dikenal dengan penelitian tindakan kelas (PTK), dan saat ini menjadi alat yang paling ampuh bagi guru untuk mencari solusi permasalahan pembelajaran.

References

Calhoun, E. F. (1994). How to use Action research in the self renewing school. Alexandria: SCD
Carr, W & Kemmis, S. (1986). Becoming Critical. Education, Knowledge, and Action Research. Deakin: The Deakin University.
David Hopkins, A Teacher’s Guide to Classroom Research (Philadhelpia: Open University Press, 1993), 32.
Elliot, J. (1991). Action research for educational change. Great Britain: Biddles Ltd.
Grundy, S. (1995). Action research as on-going professional Development. Canberra: Accord.
Hanurawan, Fattad, dkk. (2001). Kontroversi Pendekatan Kuantitatif dan Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Malang:UM
Kunandar, Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2010), 51–55.
Rochiati Wiriaatmadja (2006). Metode penelitian tindakan kelas: untuk meningkatkan kinerja guru dan dosen. Bandung: Remaja Rosdakarya
Sagor, R. (1992). How to conduct Collaborative Action research. Alexandria: SCD
Sukamto. (1996). Pedoman Penelitian terapan untuk Guru Kejuruan. Yogyakarta: Lemlit IKIP Yogyakarta.
Suryabrata, S. (1983). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajawali
Suyanto. (1997). Pedoman Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan.
Published
2023-08-31
How to Cite
AGUSTIN, Viona Melva et al. Sejarah dan Perkembangan Penelitian Tindakan di Indonesia. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, [S.l.], v. 1, n. 3, p. 313-322, aug. 2023. ISSN 3021-7938. Available at: <https://riset-iaid.net/index.php/jpm/article/view/1469>. Date accessed: 26 apr. 2026.