Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kajian Tentang Moderasi Beragama (Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis)
Abstract
Artikel ini fokus mendiskusikan tentang bagaimana implementasi nilai-nilai moderasi ditanamkan melalui kegiatan akademik di ranah perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Studi ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa negara, selain menjadikan isu moderasi beragama sebagai arus utama dalam membangun karakteristik keberagaman, juga melakukan terobosan demi optimalisasinya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang merupakan salah satu model penelitian yang mencari sesuatu untuk menghubungkan proses penelitian ke dalam perubahan sosial melalui kajian diskusi pengabdian masyarakat. Moderasi beragama yang berhasil dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, juga diperkaya oleh data sekunder berbentuk studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat berbasis moderasi beragama yang dilakukan merupakan terobosan penyemaian nilai-nilai moderasi yang saat ini menjadi salah satu isu aktual di level Kementerian Agama di tengah maraknya isu intoleransi dan disintegrasi antar agama. Instrumen pengabdian masyarakat sebagai media desseminasi nilai-nilai moderasi beragama memberi ruang baru dalam memahami dinamika keberagamaan yang rawan dengan isu-isu intoleransi ini.
References
Dr. H. Abdul Halim, M. A. (2020). Islam, Lokalitas & Kebhinekaan. In Kotagede, Yogyakarta: Penerbit Dialektika.
Ginandjar Kartasasmitha, Pembangunan Untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan, (Jakarta: PT Pusaka Cisendo,1996), hlm 145.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kuliah_Kerja_Nyata diakses pada tanggal 21 Agustus 2024 pukul 22.16 WIB
https://m.liputan6.com/lifestyle/read/4580414/yudi-latif-pancasila-sebagaititik-temu-beragam-ideologi-agama-dan-identitas? Diakses pada tanggal 21 Agustus 2024 pada pukul 23.08 WIB
Kemenag RI. “Pedoman Moderasi.” Accessed January 19, 2022. https://balitbangdiklat.kemenag.go.id/upload/files/Buku_Saku_Moderasi_Ber agama-min.pdf.
Kementerian Agama RI, Moderasi Beragama (Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019), 24.
Kementerian Agama RI, Moderasi Beragama (Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019), 15.
Kementerian, Moderasi Beragama, 16.
Nur Ghufron, M., Suminta, R. R., & Kusuma, J. H. (2020). Knowledge and learning of interreligious and intercultural understanding in an indonesian islamic college sample: An epistemological belief approach. Religions, 11(8), 1–14. https://doi.org/10.3390/rel11080411
Qasim, M. (2020). Membangun Moderasi Beragama Umat Melalui Integrasi Keilmuan. In Alauddin University Press (Vol. 53, Issue 9). http://ebooks.uin-alauddin.ac.id/
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 06(01), 62–71.
Riniti Rahayu, L., & Surya Wedra Lesmana, P. (2020). Potensi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Indonesia. Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, 20(1), 31. https://doi.org/10.24843/pjiib.2020.v20.i01.p05
Urrozi, K. N. (2019). Toleransi Sebagai Idiologi Beragama (Kajian Fungsional Atas Keragaman Agama). Religi Jurnal Studi Agama-Agama, 15(1), 107. https://doi.org/10.14421/rejusta.2019.1501-07
Widodo, P., & Karnawati, K. (2019). Moderasi Agama dan Pemahaman Radikalisme di Indonesia. PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 15(2), 9–14. https://doi.org/10.46494/psc.v15i2.61
Zubaedi, Wacana Pembangun Alternatif: Ragam Prespektif Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, (Jakarta: Ar Ruzz Media,2007), hlm 42.