POLA ASUH ORANG TUA DALAM ISLAM SEBAGAI AWAL PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK

  • Nunur Nur'aeni Darussalam Institute for Islamic Studies
  • Ujang Endang Darussalam Institute for Islamic Studies
  • Sofia Ratna Awwaliyah Fitri Darussalam Institute for Islamic Studies

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orang tua dalam Islam sebagai awal perkembangan kecerdasan emosional anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1). Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Islam sering di sebut dengan kecerdasan hati (kecerdasan qalbu) yaitu perilaku seseorang akan terlihat sesuai dengan hatinya, apabila hati tersebut bersih akan terbentuk akhlakul karimah, yang mampu mengendalikan perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat Islam karena ada rasa takut dalam dirinya dan mampu menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, dan ketika hatinya rusak atau kotor perbuatannya pun akan rusak pula karena tidak ada rasa takut dalam dirinya terhadap orang lain maupun sang penciptanya. (2). Bentuk-bentuk kecerdasan emosional dalam perspektif Islam. (a). Istiqomah ialah keteguhan hati,  (b).Tawadhu’ kerendahan hati, (c). Tawakkal berserah diri, (d). Ikhlas tampa mengharap balasan. (3). Peran orang tua dalam mendidik kecerdasan emosional anak dalam perspektif pendidikan Islam. Mengajarkan tatakrama dengan menanamkan nilai-nilai sopan santun, mengembangkan kasih sayang afirmasip dengan memiliki hubungan yang terbuka dan saling menyayangi dengan anak memperoleh keterampilan menguasai situasi dan kesehatan anak. Menumbuhkan rasa empati, dan mengajarkan kejujuran dan berfikir realistis.

References

Agustian, A. G. (2007). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ: Emotional Spiritual Quotient Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam.Jakarta:ARGA Publishing.
Agustian, Ary Ginanjar. (2008). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi danSpiritual ESQ Emotional Spiritual Quotient ; The ESQ Way 165 1 Ihsan, 6Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Jakarta: Agra Publishing, Cet. 43.
Ali, M. Nashir.( 1987). Dasar-dasar Ilmu Mendidik. Jakarta: Balai Pustaka.
Al-Jauziyyah. Ibnu Qayyim. (2002). Tazkiyah An-Nafs, Konsep Penyucian Jiwa Menurut Para Salaf, Solo: Pustaka Arafah.
Cooper, Robert K. (2003). Kecerdasan Emosional dalam Kepemimpinan dan Organisasi Ter, Alex Tri Kantjo Widodo, Emotional Intellegence in Leadership and Organizations. Bandung: Remaja Rosdakarya, cet. I.
Departemen Agama Republik Indonesia. ( 2009). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: Syamil Qur’an.
Desmita. ( 2012). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Cet. 7.
Effendi, Agus. (2005). Revolusi Kecerdasan Abad 21. Bandung: Alfabeta. Cet. I.
Goleman, D. (2009). Emitional Intelligence. Kecerdasan Emosional Mengapa EI Lebih Penting dari pada IQ. (Terjemahan T. Hermaya). Jakata : PT Gramedia PustakaUtama.
Hartati, Netty. (2004). Islam dan Psikologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Hasan, M. Iqbal, Pokok-pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, Ghalia Indonesia, Bogor, 2002.
Ifham, A.( 2002). Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Kewirausahaan Pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi No. 02. Universitas Gajah Mada.
Jamal Ma’mur Asmani. (2009). Mencetak Anak Genius Sebuah Panduan Praktis. Yogyakarta: DIVA Press.
Baqi, Muhammad Fuad Abdul. (2012). Al-Lu’lu Wal Marjan (Mutiara Hadits Sohih Bukhori Muslim), Jakarta: Umul Quro.
Kartono, Kartini. ( 2003). Peranan Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Mashar, Riana. (2011). Emosi Anak Usia Dini dan Strategi Pengembangannya. Jakarta: Kencana, Cet. II.
Muallifah. (2009). Psycho Islamic Smart Parenting. Jogjakarta: Diva Press.
Sabri, M. Alisuf. (2001). Pengantar Psikologi Umum dan Perkembangan. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya, cet 3.
Santrock, Jhon. W. (2007). Perkembangan Anak Terj. dari Child Development, Eleventh Edition oleh Mila Rachmawati dan Anna Kuswanti. Jakarta: Erlangga,Jilid 1.
Segal, Jeanne. (2002). Melejitkan Kepekaan Emosional. Bandung: Kaifa.
Shapiro, Lawrence E. (1998). Mengajarkan Emotional Intelligence. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Suharsono. (2000). Menecerdaskan Anak:Mensintesakan Kembali Intelegensi Umum (IQ) dan ntelegensi Emosional (IE) dengan Intelegensi Spritual. Jakarta:inisiasi pers, cet.I.
Sujiono, Bambang dan Juliani Nurani Sujiono. (2005). Mencerdaskan Perilaku Anak Usia Dini Panduan Orang Tua dalam Membina Perilaku Anak Sejak Dini. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Tim Pustaka Familia. (2006). Warna Warni Kecerdasan Anak dan Pendampingannya. Yogyakarta:Kanisius.
Published
2018-05-23
How to Cite
NUR'AENI, Nunur; ENDANG, Ujang; FITRI, Sofia Ratna Awwaliyah. POLA ASUH ORANG TUA DALAM ISLAM SEBAGAI AWAL PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK. Bestari | Jurnal Studi Pendidikan Islam, [S.l.], v. 15, n. 1, may 2018. ISSN 1907-1337. Available at: <http://riset-iaid.net/index.php/bestari/article/view/147>. Date accessed: 09 dec. 2019.
Section
Articles