Penggunaan Metode Permainan Kartu untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

  • Siti Wahyuni Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Abstract

Pengalaman selama ini menunjukkan bahwa pembelajaran membaca di kelas rendah pada sekolah dasar cenderung menggunakan metode konvensional yang monoton dimana guru menjelaskan nama-nama huruf, mengeja huruf menjadi kata dan menyambung kata menjadi kalimat dengan menulisnya di papan tulis. Metode konvensional tersebut ternyata kurang mengikutsertakan aktivitas siswa dalam pembelajaran membaca akibatnya siswa menjadi jenuh dan bosan dalam pembelajaran membaca. Karena kejenuhan dan kebosanannya tersebut maka siswa belajar asal-asalan yang mengakibatkan sebagian siswa mengalami kesulitan dalam membaca. Untuk mengatasi kesulitan membaca pada kelas rendah maka guru hendaknya mempunyai teroboson baru dalam penggunaan metode pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang diharapkan dapat mengatasi kesulitan siswa dalam membaca dan mengantarkan pencapaian prestasi belajar yang baik yaitu metode permainan kartu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian tindakan kelas digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis meliputi aspek perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi yang merupakan langkah berurutan dalam satu siklus atau daur yang berhubungan dengan siklus berikutnya. Hasil dari PTK ini adalah: bahwa dengan menggunakan permainan kartu siswa di kelas I SDN 1 Sukamulya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis akan lebih meningkat kemampuan membacanya.

References

Ahmadi, Abu. (1978) Teori-teori Pembelajaran dalam Kelas. PT Sarana Panca Karya, Jakarta.
Aqib, et al. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. CV. Yrama Widya, Bandung.
Arikunto, S. (2006)Dasar-dasarEvaluasiPendidikan. Jakarta: BumiAksara.
Arsyad, A. (2002)Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Azmiyawati, C., Wigati-Hadi, O., danKusumawati, R. (2008)IlmuPengetahuanAlam 5A. Jakarta: Depdiknas.
BSNP. (2006)Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.
------(2007)PedomanPenyusunanKurikulum Tingkat SatuanPendidikan di SekolahDasar. Jakarta: Depdiknas.
------(2007)Standar Isi untukSatuanPendidikanDasardanMenengah. Jakarta: Depdiknas.
Djiwandono S.E.W. (2006). Psikologi Pendidikan. PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.
Hidayat, Heri. (2007). Mengajar Anak. Jasa Garfika Indonesia, Bandung.
Kasbolah. (1999). Model-model PTK & Media Pembelajaran. CV. Depina, Bandung.
Malik, Umar. (1975). Pengertian Pembelajaran. Jasa Garfika Indonesia, Bandung.
Nurmeliawati, Tia. (2007). Pengembangan Kreativitas pada Anak Berkebutuhan Khusus. Depdiknas, Bandung.
Riyanto, Yatim. (2001).Metodologi Penelitian Tindakan. SIC Sagala, Surabaya.
Rohani,(2004). Intisari Kreativitas Siswa. PT Sarana PancaKarya, Jakarta.
Sardiman. (1992). Proses Pembelajaran Membaca. CV. Indo Alpha Cemerlang, Surabaya.
Sudjana dan Ibrahim. (2007). Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Sinar Baru Algensindo, Bandung.
Supriadi, Dedi.(1997) . Kreativitas, Kebudayaan & Perkembangan IPTEK. CV. Dwi Rama, Bandung.
Sumiati dan Asra M.Ed.(2007). Metode Pembelajaran. CV. Wacana Prima, Bandung.
Tim Dosen IPA. (2006). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. IAID Darusalam, Ciamis.
Thoha, M. Chabib. (1996). Teknik Evaluasi Pendidikan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Samatowa, Usman. (2006). Ilmu Sains dan Teknologi. PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta.
Wiriaatmadja, R. (2006)MetodePenelitianTindakanKelas. Bandung: PT. RemajaRosdakarya.
Published
2017-01-22
How to Cite
WAHYUNI, Siti. Penggunaan Metode Permainan Kartu untuk Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Bestari, [S.l.], v. 13, n. 2, jan. 2017. ISSN 2807-6532. Available at: <https://riset-iaid.net/index.php/bestari/article/view/43>. Date accessed: 21 may 2026.
Section
Articles