The Islamic Education Viewpoint on Preventing Premarital Sex Dangers Through Reproductive Education

  • Suprima Suprima Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia

Abstract

Providing sex education for a teenager is substantial in the perspective of Islam. However, teaching sex education from an Islamic perspective should not be arbitrary. Teenagers and kids are vulnerable to getting false information about sexual activity knowledge. This study aims to indicate that sex education in the Islamic perspective would be a move to prevent risky sexual behaviour. In this study, we use the qualitative research method with literature review or literature study by reviewing numbers of relevant literature to be analyzed and concluded. Deduced from al-Qur'an and hadith, providing education about sexual activity for teenagers in the perspective of Islam along with educating them in accordance to exemplified by the Prophet Muhammad would prevent teenagers from having risky premarital sex.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustriyana, N. A. & Suwanto, I. (2017). Fully Human Being pada Remaja sebagai Pencapaian Perkembangan Identitas. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 2(1), 9-11.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin, 2021. [Daring]. Diakses dari https://www.bps.go.id/indikator/indikator/view_data_pub/0000/api_pub/YW40a21pdTU1cnJxOGt6dm43ZEdoZz09/da_03/1.
Bahri, S. (2020). Pendidikan Seks untuk Anak dalam Perspektif AlQuran dan Hadis. Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat, 3(1).
Bungin, M. Burhan. (2008). Penelitian Kualitatif; Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
Camelia, L. & Nirmala, I. (2017). Penerapan Pendidikan Seks Anak Usia Dini Menurut Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 27-32.
Darmalaksana, W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1–6. http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/32855
Diananda, A. (2018). Psikologi Remaja dan Permasalahnnya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 116-133.
Diniaty, A. (2017). Perilaku Seks Pranikah Pada Mahasiswa. Jurnal. Diakses tanggal, 23.
Faswita, W. & Suarni, L. (2018). Hubungan Pendidikan Seks dengan Perilaku Seksual pada Remaja Putri di SMA Negeri 4 Binjai Tahun 2017. Jurnal JUMANTIK 3(2), 29-45.
Istiqomah, N., & Notobroto, H. B. (2016). Pengaruh pengetahuan, kontrol diri terhadap perilaku seksual pranikah di kalangan remaja SMK di Surabaya. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 5(2), 125-134.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.
Khairunnisa, A. (2013). Hubungan religiusitas dan kontrol diri dengan perilaku seksual pranikah remaja di MAN 1 Samarinda. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(3).
Nadirah, S. (2017). Peranan Pendidikan Dalam Menghindari Pergaulan Bebas Anak Usia Remaja. Musawa: Journal for Gender Studies, 9(2), 309–351. https://doi.org/10.24239/msw.v9i2.254
Nawangsari, D. (2015). Urgensi pendidikan seks dalam islam. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 74-89.
Nida, N. H. (2020). Perilaku Seks Pranikah Remaja. [Daring]. Diakses dari http://dp3ap2.jogjaprov.go.id/berita/detail/559-perilaku-seks-pranikah-remaja.
Oktarina, A. (2020). Pendidikan Seks Usia Dini dalam Kajian Hadis. Riwayah: Jurnal Studi Hadis, 6(2), 363-386.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.
Pratama, E., Hayati, S., & Supriatin, E. (2014). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Pendidikan Seks dengan Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di SMA Z Kota Bandung. Jurnal Ilmu Keperawatan, 2(2), 149–156. http://ejournal.bsi.ac.id/assets/files/Jurnal_Keperawatan_Vol._II_No_2_September_2014_Egy_Pratama,_Sri_Hayati,_Eva_Supriatin_149-156_.pdf
Putra, A. M. (2018). Remaja dan Pendidikan Seks. RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 3(2), 61. https://doi.org/10.31604/ristekdik.2018.v3i2.61-68
Putro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25-32.
Rinta, L. (2015). Pendidikan Seksual Dalam Membentuk Perilaku Seksual Positif Pada Remaja Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Psikologi Remaja. Jurnal Ketahanan Nasional, 21(3), 163. https://doi.org/10.22146/jkn.15587
Rohmaniah, S. (2021). Pendidikan Seks Bagi Remaja (Perspektif Abdullah Nashih Ulwan dan Ali Akbar). Jurnal Dewantara, 10(02), 200–219. http://ejournal.iqrometro.co.id/index.php/pendidikan/article/view/151
Setiawan, R. & Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh Perilaku Seks Pranikah. Jurnal Soul, 1(2), 59-72.
Thoharudin, M. (2018). Pendidikan Seks untuk Mengurangi Perilaku Seks Bebas Remaja di Kecamatan Ketungau Hilir. Prosiding SNasPPM, 3(1), 492-496.
Titisari, A. S. dkk. (2021). Hubungan antara Faktor Sosiodemografi dan Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Seks Pranikah Remaja Bali. Jurnal Keluarga Berencana, 6(2), 1-9.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Wahidin, U. (2017). Pendidikan Karakter Bagi Remaja. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 2(03). https://doi.org/10.30868/ei.v2i03.29
Wulandari, A. (2014). Karakteristik Pertumbuhan Perkembangan Remaja dan Implikasinya terhadap Masalah Kesehatan dan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Anak, 2(1), 39-43.
Yadin, Y. (2017). Pendidikan Reproduksi (Seks) Pada Remaja; Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 12(1), 81–99. https://doi.org/10.23971/jsam.v12i1.473
Zulaiha, E., Djamal, N. N., & Supriyatin, T. (2019). Materi parenting education tentang pendidikan seks bagi remaja dalam Islam menurut Abdullah Nashih Ulwan. Intizar, 25(1), 43-54. https://doi.org/10.19109/intizar.v25il.3795
Published
2022-08-30
How to Cite
SUPRIMA, Suprima. The Islamic Education Viewpoint on Preventing Premarital Sex Dangers Through Reproductive Education. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, [S.l.], v. 10, n. 1, p. 51-66, aug. 2022. ISSN 2621-8275. Available at: <https://riset-iaid.net/index.php/jppi/article/view/1140>. Date accessed: 30 apr. 2026. doi: https://doi.org/10.36667/jppi.v10i1.1140.